KROMATOGRAFI CAIR VAKUM PDF

Biaya yang digunakan murah dan memakai peralatan paling dasar. Kertas merupakan selulosa murni yang memiliki afinitas terhadap air atau pelarut polar lainnya. Bila air diadsorbsikan pada kertas, maka akan membentuk lapisan tipis yang dapat dianggap analog dengan kolom. Lembaran kertas berperan sebagai penyangga dan air bertindak sebagai fase diam yang terserap di antara struktur pori kertas. Cairan fase bergerak yang biasanya berupa campuran dari pelarut organik dan air, akan mengalir membawa noda cuplikan yang didepositkan pada kertas dengan kecepatan yang berbeda.

Author:Vugami Kajikus
Country:Malaysia
Language:English (Spanish)
Genre:Love
Published (Last):1 February 2012
Pages:13
PDF File Size:1.67 Mb
ePub File Size:2.39 Mb
ISBN:244-4-75350-841-9
Downloads:28027
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tojadal



Latar Belakang Umumnya telah diketahui bahwa proses isolasi biasanya dilakukan dengan cara kromatografi. Kromatografi merupakan salah satu metode pemisahan komponen-komponen campuran dimana cuplikan berkesetimbangan di antara dua fasa, fasa gerak yang membawa cuplikan dan fasa diam yang menahan cuplikan secara selektif. Bila fasa gerak berupa gas, disebut kromatografi gas, dan sebaliknya kalau fasa gerak berupa zat cair, disebut kromatografi cair.

Kromatografi Cair Vakum KCV merupakan salah satu metode fraksinasi yaitu dengan memisahkan crude extract menjadi fraksi- fraksinya yang lebih sederhana. Pemisahan tersebut memanfaatkan kolom yang berisi fasa diam dan aliran fasa geraknya dibantu dengan pompa vakum. Prinsipnya yaitu adsorpsi dan partisi yang dipercepat bantuan pompa vakum. Keuntungan dari metode ini adalah prosesnya cepat dan senyawa tertarik secara sempurna. Kerugiannya adalah pemisahanya tidak sempurna karena senyawa yang ditampung bercampur dalam suatu penampungan tidak seperti pada kolom konvensional yang dipisahkan berdasarkan warna, sehingga pemisahannya lebih maksimal.

Kromatografi cair vacum KCV adalah bntuk kromatografi kolom yang khususnya berguna untuk fraksinasi kasar yang cepat terhadap suatu ekstrak. Konsdisi vakum adalah alternatif untu mempercepat aliran fase gerak dari atas ke bawah. Rumusan Masalah 1. Apa defenisi umum dan bagaimana prinsip kerja dari alat kromatographi kolom cair vakum?

Apa hasil yang dapat diperoleh dari metode kromatographi kolom cair vakum? Maksud dan Tujuan Praktikum 1. Maksud Adapun maksud dari praktikum ini yaitu Untuk mengisolasi komponen kimia dengan menggunakan metode kromatografi kolom cair vakum pada daun bagore Caesalpinia crista L. Tujuan Adapun tujuan percobaan ini yaitu untuk memisahkan senyawa kimia fraksinasi kasar daun bagore Caesalpinia crista L.

Nama simplisia : Daun Bagore Kandungan kimia : Alkaloid, karbohidrat, glikosida, tannin, flavonoid, dan kumarin B. Metode Isolasi Isolasi adalah proses pemisahan komponen kimia yang terdapat dalam suatu ekstrak. Hal ini dilakukan ketika ingin mengambil bahan aktif dari ekstrak kasar crude extract Skalika-Wozniak et al, Bila fasa gerak berupa gas, disebut kromatografi gas, dan sebaliknya kalau fasa gerak berupa zat cair, disebut kromatografi cair Hendayana, Fasa diam yang digunakan dapat berupa silika gel atau alumunium oksida Ghisalberti, Kromatografi kolom cair dapat dilakukan pada tekanan atmosfer atau pada tekanan lebih besar dari atmosfer dengan menggunakan bantuan tekanan luar misalnya gas nitrogen.

Untuk keberhasilan praktikan di dalam bekerja dengan menggunakan kromatografi kolom vakum cair, oleh karena itu syarat utama adalah mengetahui gambaran pemisahan cuplikan pada kromatografi lapis tipis Harris, Kromatografi vakum cair dilakukan untuk memisahkan golongan senyawa metabolit sekunder secara kasar dengan menggunakan silika gel sebagai absorben dan berbagai perbandingan pelarut n-heksana : etil asetat : metanol elusi gradien dan menggunakan pompa vakum untuk memudahkan penarikan eluen Helfman, Vakum dihentikan, pelarut yang kepolarannya rendah dituangkan ke permukaan penjerap lalu divakumkan lagi.

Kolom dipisah sampai kering dan sekarang siap dipakai Hostettman, Kromatografi vakum cair merupakan salah satu jenis dari kromatografi kolom. Kromatografi kolom merupakan suatu metode pemisahan campuran larutan dengan perbandingan pelarut dan kerapatan dengan menggunakan bahan kolom. Kromatografi kolom lazim digunakan untuk pemisahan dan pemurnian senyawa Schill, Fasa diam yang digunakan dikemas dalam kolom yang digunakan dalam KCV.

Proses penyiapan fasa diam dalam kolom terbagi menjadi dua macam, yaitu: a. Cara Basah Preparasi fasa diam dengan cara basah dilakukan dengan melarutkan fasa diam dalam fase gerak yang akan digunakan. Campuran kemudian dimasukkan ke dalam kolom dan dibuat merata. Fase gerak dibiarkan mengalir hingga terbentuk lapisan fase diam yang tetap dan rata, kemudian aliran dihentikan Sarker et al. Fase diam tersebut selanjutnya dibasahi dengan pelarut yang akan digunakan Sarker et al.

Preparasi sampel saat akan dielusi dengan KCV juga memiliki berbagai metode seperti preparasi fasa diam. Metode tersebut yaitu cara basah dan cara kering Canell, Preparasi sampel cara basah dilakukan dengan melarutkan sampel dalam pelarut yang akan digunakan sebagai fasa gerak dalam KCV.

Larutan dimasukkan dalam kolom kromatografi yang telah terisi fasa diam. Bagian atas dari sampel ditutupi kembali dengan fasa diam yang sama. Sedangkan cara kering dilakukan dengan mencampurkan sampel dengan sebagian kecil fase diam yang akan digunakan hingga terbentuk serbuk. Campuran tersebut diletakkan dalam kolom yang telah terisi dengan fasa diam dan ditutup kembali dengan fase diam yang sama Canell, ; Sarker et al.

Alat dan Bahan 1. Alat Alat yang digunakan pada praktikum ini adalah batang pengaduk panjang, botol Coklat 60 ml, botol UC Bekas, cawan porselin, corong kaca, gelas kimia, gelas ukur, kertas saring, sendok tanduk besi, klem, pipa kapiler, lempeng KLT, pipet tetes, statif, timbangan analitik, vial. Bahan Bahan yang digunakan pada praktikum ini adalah aluminium foil, fraksi methanol daun bagore Caesalpinia crista L.

Prosedur Kerja Pertama-tama disiapkan alat dan bahan. Kolom diisi dengan silica gel kasar dan silica gel halus dengan perbandingan 30 : Setelah itu dimasukkan kertas saring, dan dielusi dengan pelarut n-heksan hingga fase diamnya mampat. Kemudian ekstrak daun bagore Caelaspina cristal dimasukkan ke dalam kolom.

Lalu pelarut n- heksan : etil asetat dimasukkan ke dalam kolom mulai dari kepolaran rendah hingga kepolaran tinggi 10 : 0 dan dinyalakan pompa vakum. Kemudian hasil fraksinasi ditampung dalam botol UC, dilanjutkan dengan penambahan eluen yang lain yaitu , , , , , , , , , dan Pembahasan Kromatografi adalah suatu teknik pemisahan molekul berdasarkan perbedaan pola pergerakan antara fase gerak dan fase diam untuk memisahkan komponen berupa molekul yang berada pada larutan.

Molekul yang terlarut dalam fase gerak, akan melewati kolom yang merupakan fase diam. Molekul yang memiliki ikatan yang kuat dengan kolom akan cenderung bergerak lebih lambat dibanding molekul yang berikatan lemah. Dengan ini, berbagai macam tipe molekul dapat dipisahkan berdasarkan pergerakan pada kolom. Kromatografi vakum cair KVC merupakan kromatografi yang dilakukan untuk memisahkan golongan senyawa metabolit sekunder secara kasar dengan menggunakan silika gel sebagai adsorben dan berbagai perbandingan pelarut n-heksana : etil asetat : metanol elusi gradien dan menggunakan pompa vakum untuk memudahkan penarikan eluen.

Sampel yang digunakan adalah ekstrak kulit batang nangka yang terlebih dahulu telah dilakukan penarikan ekstraknya dengan menggunakan alat soklet. Sedangkan kekurangan KCV yaitu membutuhkan waktu yang cukup lama, dan sampel yang dapat digunakan terbatas. Pada percobaan ini dilakukan identifikasi ektrak daun bagore menggunakan metode kromatografi kolom cair vakum.

Dimana metode ini dapat memisahkan suatu komponen kimia dengan bantuan tekanan berupa pompa vakum sehingga pemisahan senyawa dapat lebih optimal. Pada pengerjaan pertama, alat dan bahan yang akan digunakan disiapkan agar dapat meminimalisir dan memperlancar proses pengerjaan.

Selanjutnya penyiapan eluen dari tingkat kepolaran terendah hingga yang paling polar yaitu dari non polar hingga yang paling polar n-heksan: etil , , , , , , , , , , Hal ini dilakukan agar dapat mengetahui pada tingkat kepolaran berapa senyawa atau komponen kimia sampel dapat membentuk fraksi yang baik atau terelusi dengan baik.

Kemudian dimasukkan silica gel 30 : Selanjutnya dielusi dengan pelaruta n- heksan agar fase diam atau silica gelnya mampat. Dimasukkan suspensi ektrak daun bagore sebanyak 2 gram dengan silica gel. Ditambahkan eluen pertama dan dinyalakan pompa vakum hingga fraksi tertampung dalam kolom kedua, selanjutnya fraksi ditampung didalam botol. Botol yang digunakan diusahakan bermulut besar agar pelarut dapat menguap dengan sempurna dan menghasilkan cairan kental berupa komponen kimia sampel.

Dilanjutkan pengerjaan yang sama untuk eluen yang lain dan diamati pada eluen dengan kepolaran berapa dapat menghasilkan pemisahan senyawa secara optimal. Dengan menggunakan metode kromatografi kolom cair vakum, dimana berguna untuk fraksinasi kasar dengan cepat pada daun bagore hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode kromatografi kolom cair vakum didapatkan 11 fraksi dan warna yang dihasilkan yaitu warna kuning, hijau dan hijau kekuningan.

Dari perbandingan sampai pada perbandingan didapatkan 11 hasil fraksi yang berbeda warna dan ditotolkan pada lempeng KLT untuk di uji dibawah sinar UV nm dan sinar UV nm. Kesimpulan Berdasarkan praktikum yang telah di lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa dari 11 perbadingan eluen yang digunakan hanya perbandingan n-heksan: etil yang menunjukkan hasil kepolaran yang sangat baik dengan ditandai pembentukan noda yang jelas dan terang pada lempeng KLT dibawah sinar UV.

Saran Saran untuk laboratorium, agar alat dan bahan didalam laboratorium harus ditambah agar dapat meminimalkan dan mengefisienkan waktu praktikum. Terutama alat yang berhubungan dengan praktikum ini. Universitas Muslim Indonesia; Makassar. Heftmann, E. Hendayana, Sumar, dkk. Hostettmenn, K, dkk. Kennedy, John. Analytical Chemistry Principles. Konsep Dasar Kimia Analitik.

Jakarta Sarker,SD. Natural Product Isolation. Humana Press inc. Totowa New jersey. Totowa: New jersey Schill, Goran.

JUAN PRAWDA INVESTIGACION DE OPERACIONES PDF

KROMATOGRAFI CAIR VAKUM PDF

Latar Belakang Umumnya telah diketahui bahwa proses isolasi biasanya dilakukan dengan cara kromatografi. Kromatografi merupakan salah satu metode pemisahan komponen-komponen campuran dimana cuplikan berkesetimbangan di antara dua fasa, fasa gerak yang membawa cuplikan dan fasa diam yang menahan cuplikan secara selektif. Bila fasa gerak berupa gas, disebut kromatografi gas, dan sebaliknya kalau fasa gerak berupa zat cair, disebut kromatografi cair. Kromatografi Cair Vakum KCV merupakan salah satu metode fraksinasi yaitu dengan memisahkan crude extract menjadi fraksi- fraksinya yang lebih sederhana. Pemisahan tersebut memanfaatkan kolom yang berisi fasa diam dan aliran fasa geraknya dibantu dengan pompa vakum. Prinsipnya yaitu adsorpsi dan partisi yang dipercepat bantuan pompa vakum. Keuntungan dari metode ini adalah prosesnya cepat dan senyawa tertarik secara sempurna.

KLASIFIKASI BRYOPHYTA PDF

Kromatografi

JoJodal What is your opinion about love? But, how if your total calories exceed your kromatogrrafi Pemilihan pelarut juga sama seperti pada umumnya. Every person in a prospective relationship must open their heart each other. They need to be helped by using medicine. Adsorben yang biasa digunakan bisa berupa padat atau cair.

Related Articles